Unggulnya motor matic dari pada motor bebek

Hay gaeess…. Ketemu lagi dengan cak Vs, pada kesempatan ini cak vs pengen ngulas tuntas keunggulan motor matic yg laris dipasaran dri pada motor bebek. Gak percaya??? Mari kita simak bareng-bareng..

Kalo kita mw flashback kebelakang nihh motor bebek pernah merajahi pasaran pada masanya… Sampai kemudian matik perlahan tapi pasti mengeruk pangsa pasar hingga titik tertinggi. Saat ini, sepanjang semester pertama 2017, matik terjual 2,2 juta unit, sementara bebek yang hanya 230 ribuan unit.

Tentu saja banyak alasan yang tepat dikemukakan mengapa pada akhirnya motor bebek kalah pamor ketimbang matik. Namun satu sisi yang patut dikedepankan adalah dari soal teknis, sebab bagaimanapun ada faktor itu ketika seseorang memilih motor matik.
Untuk itu kita perlu membandingkan bagaimana cara kerja motor bebek dan matik.
Pada dasarnya, di sektor mesin baik matik ataupun manual relatif sama. Untuk menggerakkan piston, dibutuhkan ledakan di ruang bakar. Ledakan ini sendiri berasal dari campuran antara api yang berasal dari busi, bahan bakar, dan udara.
Namun yang membedakan adalah transmisinya, atau komponen yang bertugas mengaliri tenaga dari mesin ke pengerak akhir, dalam hal ini roda.

Mudahnya, cara kerja transmisi manual adalah menggunakan komponen gear transmisi yang saling terhubung satu sama lain. Pada kondisi netral, tenaga di mesin tidak disalurkan pada poros output karena syncromesh tidak terhubung dengan roda gigi tingkat.
Ketika gigi kecepatan dipindah, atau mudahnya ketika sedang melakukan “oper gigi”, maka tenaga mesin mulai mengalir. Gigi percepatan akan “mengunci” dan berputar pada porosnya masing-masing sesuai dengan tingkatannya. Semakin atas, maka kecepatan putaran semakin tinggi, tetapi power akan semakin rendah. Begitupun sebaliknya.
Itu kenapa ketika gigi satu masuk, maka tenaga motor akan maksimal di putaran awal, tetapi dengan batasan kecepatan paling rendah.
Nah, seluruh proses yang berkaitan dengan pemindahan gigi ini tidak ada dalam transmisi matik. Pada motor matik tenaga mesin langsung diteruskan ke drive pulley, V-Belt, driven pulley, unit kopling centrifugal, baru terakhir roda belakang.
V-belt serta pulley, di sini menggantikan seluruh gear pada motor matik. Mereka bisa mengatur secara otomatis perbandingan giginya sesuai dengan output mesin. Perpindahan rasio transmisi terjadi secara otomatis terus menerus seiring dengan kondisi tarikan gas.
Nahh gimana gaeess menurut pendapat kalian..  dapat disimpulkan kalau motor matik memang lebih mudah dikendarai. Tidak perlu pusing-pusing oper gigi –sesuatu yang kerap sulit dilakukan mereka yang baru belajar motor — tinggal gas poll too.. Sekian ulasan mengenai keunggulan motor matik dari pada motor bebek..  Sampai ketemu di ulasan-ulasan yang akan cak vs bagikan…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di FENOMENA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s